Jimmy Page, inspirator gitaris rock

(Photo: Mashable)

Sebagai penggemar musik rock tentu sudah tidak asing dengan Led Zeppelin. Band legend asal inggris yang digawangi oleh 4 orang personil yaitu Robert plant (vocal), Jimmy page (guitar), John bonham (drummer) dan John paul jones (bass). Hingga kini Led Zeppelin dianggap sebagai salah satu acuan atau inspirasi para musisi terutama aliran rock.

Berbicara tentang Led Zeppelin tentu kurang asyik jika tidak mengupas salah satu personilnya yaitu Jimmy page. Gitaris kawakan yang dinobatkan oleh majalah Rolling Stones sebagai “100 greatest guitarist of all time” menduduki nomor 3 serta segudang penghargaan lainnya. Tentu saja berbagai penghargaan-perhargaan prestisius itu dikarenakan dirinya menjadi inspirasi bagi para gitaris dari kelas amatir hingga professional.

Anda mungkin tak akan menyangkal lagu Stairway to heaven salah satu lagu terbaik sepanjang masa. Tentu saja dalam lagu tersebut ada sentuhan magic dari tangan Jimmy page. Dimulai dari intro, saya yakin orang yang pertama kali mendengar lagu ini akan langsung mengatakan “lagunya enak” hingga part solo gitar pada lagu tersebut. Sebetulnya lebih banyak lagi lagu-lagu Led zeppelin selain stairway to heaven yang menunjukkan kelas seorang Jimmy page sebagai gitaris kawakan. Bahkan bisa dibilang semua lagu-lagu Led Zeppelin adalah kejeniusan dari Jimmy Page namun tidak menghilangkan kontribusi dan kejeniusan dari para personel yang lain.

Awal karir

James patrick page atau terkenal dengan nama panggung Jimmy page lahir pada 8 januari 1944. Sejak kecil dirinya sudah tertarik dengan alat musik gitar. Dirinya terinspirasi oleh gitaris rockabilly, Scotty moore dan James burton yang keduanya merupakan gitaris pengiring Elvis presley. Meskipun terinspirasi oleh gitaris rockabilly namun Page lebih banyak mengkombinasikan rock dan blues untuk musiknya, beberapa inspirasi musiknya ada B.B King, Buddy guy, dan Freddie King.

Bakatnya memang sudah terasah saat dini, Pada usia 13 tahun, ia mengikuti program pencarian dalam sebuah kuartet skiffle, yang disiarkan oleh di BBC TV di tahun 1957. Untuk lebih mengasah bakatnya, Page mulai mencari partner untuk bisa bermain reguler dan teratur, pada akhirnya Page diminta oleh Neil Christian agar bergabung dengan bandnya The Crusaders, jalinan antar Page dan Neil selama 2 tahun membuahkan beberapa karya salah satunya single “Road to love” (1962).

Lepas dengan Neil christian dirinya melanglang buana dengan musisi-musisi lain. Marquee club, sebuah panggung musik yang berada di oxford street london adalah pelabuhan Page selanjutnya. Ditempat ini Page banyak bertemu musisi-musisi berbakat Cyril davies, Alexis korners, Jeff beck dan Eric clapton. Pada satu malam John Gibb dari Brian Howard & Silhouettes memintanya untuk membantu merekam beberapa single untuk Columbia Graphophone Company, termasuk single “The Worrying Kind“. Dari Marquee club inilah Page banyak mendapatkan projek-projek untuk membantu rekaman dengan musisi lain, termasuk nantinya Page bergabung dengan The yardbirds, band yang melambungkan namanya kelak.

The Yardbirds hingga Led Zeppelin

Pada tahun 60an, Page masuk menggantikan Eric clapton pada posisi gitaris The Yardbirds. The Yardbirds sendiri beberapa kali mengalami beberapa pergantian personel, mungkin dari sekian pergantian personel masuknya Keith moon (drum), John paul jones (bass) dan Nicky hopkins (keyboard) tentu saja dengan Jimmy page (gitar) dan Jeff beck (gitar). Formasi ini sukses menelurkan sebuah album bertajuk “Beck’s Bollero” yang direka di IBC studio. Namun keharmonisan ini tak berlangsung lama, Keith moon memutuskan untuk hengkang dan membentuk band The Who, pun dengan Jeff beck yang memutuskan untuk bersolo karir, sedang Nicky hopkins mengikuti Jeff beck sebagai additional player namun pada akhirnya hopkins berlabuh di Rolling Stones. Tersisa dua personel yakni John paul jones dan dirinya, Page kemudian merekrut Robert plant sebagai vokalis dan John bonham sebagai drummer. formasi inilah yang merupakan cikal bakal Led zeppelin.

(Image credit: Richard E. Aaron\/Redferns)

Saat-saat bersama Led zeppelin-lah merupakan puncak kesuksesan Jimmy page, tercatat Led zeppelin menelurkan puluhan album. Puncaknya saat mereka mengeluarkan album Led Zeppelin IV yang menyabet penghargaan 23 kali platinum dan terjual lebih dari 37 juta copy. Beberapa lagu yang mengantakan album ini sebagai salah satu album terbaik yaitu Black dog, Rock and roll dan Stairway to heaven. Kemesraan Jimmy page dengan Led zeppelin harus kandas pada tahun 1980 karena John bonham meninggal akibat kecanduan alkohol. Setelah led zeppelin bubar hingga hari ini, Page lebih banyak menghabiskan waktu dengan tour-tour solo, kolaborasi dengan band rock, maupun reuni kecil dengan mantan personel Led zeppelin termasuk juga berkolaborasi dengan mantan para personel The Yardbirds (jeff beck dan eric clapton).

Jimmy page adalah salah satu dari sekian gitaris legenda. Dirinya sering disandingkan dengan Jimi hendrix sebagai “raja gitaris”. Jimmy page banyak menginspirasi gitaris-gitaris besar lainnya, sebut saja Brian may (gitaris queen) yang terinspirasi olehnya. Solo gitar pada lagu “heartbreaker” disebut sebagai salah satu yang mempengaruhi Teknik two handed tapping Eddie van halen. Saya masih ingat betul Piyu dalam sebuah wawancara di televisi pernah mengatakan kalau dia pertama kali belajar memetik gitar dengan lagu Stairway to heaven dan konon di amerika sana banyak toko gitar yang didatangi oleh pembeli sebelum membeli gitar, pasti gitar itu dites menggunakan lagu stairway to heaven. Yap, mungkin sedikit cerita mengenai sesosok gitaris ini tak akan cukup untuk menggambarkan betapa hebatnya Jimmy page, namun semoga tulisan ini bisa mengenalkan karya-karya Led zeppelin yang saya sebutkan diatas. Dengarlah karya-karya Led zeppelin, anda akan disuguhkan musik lezat nan bergizi.

Post Author: dekikurnia